Senin, 02 Juli 2018

Pendap-Ku Sayang, Pendap-Ku Malang

'Pendap-Ku Sayang
Pendap-Ku Malang'


            Sekita'r pukul 15.30, Aku ndak izin pamit balek dari Acara Ke-ria-an di salah satu Pusat Keramain Kota di Jakarta. Salah se-orang Panitia memanggilKu, bahwa ada oleh-oleh untuk di bawa pulang yaitu se bungkus Pendap Khas Lauk Kaur yang dapat dinikmati di Rumah bersama Keluarga. Sungguh senang hati ini, dengan wajah berseri-seri membawa Sebungkus Pendap ciri Khas Lauk Kaur dan juga Icon Nasionl Kuliner Prov. Bengkulu. Dalam perjalanan pulang tak terasa lidah sudah merasakan nikmatnya Pendap tersebut, apalagi yang memang Pendap tersebut di pesan khusus dari Kaur.
             
           Perjalanan dari lokasi Acara ke Rumah Saya sekitar 1 sampai 2 jam perjalanan ditambah dengan kemacetan disana-sini. Pada pertengahan perjalanan Saya teringat dengan Saudara Saya, bahwa Lauk ini Dia paling suka. Niat Saya hendak berbagi dengan Saudara tadi. Berbelok arahlah Saya hendak menuju ke rumah Saudara.Saya, yang kebetulan Rumahnya searah Rumah Saya. 

            Saya memakai Kendaraan Motor Nmax Type Terbaru Keluaran tahun 2018, dengan suspensi yang masih Normal dan speed 40km/jam, Saya dengan yakin berbelok menuju Rumahnya. Beberapa detik kemudian sewaktu hendak berbelok ada lubang yang sebetulnya tidak terlalu besar namun Motor yang Saya Kendarai sedikit agak melambung, disanalah Bungkusan Pendap tadi melayang ke udara dan terlepas dari gantungannya. Terjatuhlah Pendap tadi dengan bungkusannya 'kantong plastik'. Saya langsung ambil posisi minggir ke jalan, niat ingin mengambil bungkusan Pendap tadi. 

               Per sekian detik ada sebuah mobil Truck Tronton lewat, dengan kecapatan yang agak tinggi, mobil Truck Tronton tersebut melindas Pendap tadi, dari Roda Depan sampai Roda Belakang Double Ban menghancurkan Pendap tadi berkeping-keping, hancur, se-hancur-hancurnya Pendap tadi rata dengan Aspal, sungguh sangat pilu melihatnya dari kejauhan,... 
               
               Apa boleh buat, niat hati ingin berbagi dan menikmati Pendap di Rumah, hanyalah kenangan... Pendap-Ku Sayang, Pendap-Ku Malang....